Presiden Soekarno sungkem kepada ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai, 1950an.

Oleh : Sejarah Bali | Dibaca : 1320Pengunjung

Sumber Foto : Instagram Sejarah Bali

Ida Ayu Nyoman Rai lahir dari Keluarga Brahmana, Bale Agung, Singaraja, Buleleng sekitar tahun 1881, sewaktu kecil orang tuanya memberi nama panggilan "Srimben", yang mengandung arti limpahan rezeki yang membawa kebahagiaan dari Bhatari Sri.
 
Nyoman Rai Srimben kemudian menikah dengan Raden Soekemi Sosrodihardjo, seorang guru di Surabaya dan pada tanggal 6 Juni 1901 Nyoman Rai Srimben melahirkan Soekarno di sebuah rumah di sekitar Makam Belanda kampong Pandean III Surabaya.
 
Dari ibunya itu, Bung Karno banyak menyerap ajaran Hinduisme dan Budhaisme. Namun yang paling berkesan dari ibunya adalah, sikap anti penjajahan (Belanda) akibat pengalaman traumatik oleh penaklukan Belanda atas Kerajaan Buleleng.
 
Dengan ibunda, Bung Karno biasa "curhat" apa saja, mulai dari soal pergerakan, tanah air, sampai ke soal percintaan.
 
Tidak ada satu orang pun di atas bumi, yang mengetahui rahasia Bung Karno selengkap Ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai.

Sumber Artikel : SejarahBali.com