Presiden Soekarno sungkem kepada ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai, 1950an - SejarahBali.com

Biografi

Presiden Soekarno sungkem kepada ibundanya

Presiden Soekarno sungkem kepada ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai, 1950an

Sabtu, 21 Mei 2016 | 00:00 WITA
Presiden Soekarno sungkem kepada ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai, 1950an

sejarahbali.com

SejarahBali.com, Buleleng.
Ida Ayu Nyoman Rai lahir dari Keluarga Brahmana, Bale Agung, Singaraja, Buleleng sekitar tahun 1881, sewaktu kecil orang tuanya memberi nama panggilan "Srimben", yang mengandung arti limpahan rezeki yang membawa kebahagiaan dari Bhatari Sri.
 
Baca juga: Anak Agung Pandji Tisna, Sastrawan Bali yang Bertutur dengan Cara Orang Biasa
 
Nyoman Rai Srimben kemudian menikah dengan Raden Soekemi Sosrodihardjo, seorang guru di Surabaya dan pada tanggal 6 Juni 1901 Nyoman Rai Srimben melahirkan Soekarno di sebuah rumah di sekitar Makam Belanda kampong Pandean III Surabaya.
 
 
Dari ibunya itu, Bung Karno banyak menyerap ajaran Hinduisme dan Budhaisme. Namun yang paling berkesan dari ibunya adalah, sikap anti penjajahan (Belanda) akibat pengalaman traumatik oleh penaklukan Belanda atas Kerajaan Buleleng.
 
Baca juga: Tjokorda Gde Raka Soekawati
 
Dengan ibunda, Bung Karno biasa "curhat" apa saja, mulai dari soal pergerakan, tanah air, sampai ke soal percintaan.
 
Tidak ada satu orang pun di atas bumi, yang mengetahui rahasia Bung Karno selengkap Ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai.


TAGS : Sejarah Bali Sejarah Bali



Sejarah Terkait :


Sejarah Lainnya