Asal usul
Kenapa, Kapan, dan di Mana Mebanten Saiban?
Kamis, 03 April 2025
Asal usul
Ada Dua Energi Dalam Karauhan, Dewa dan Bhuta Kala
Rabu, 31 Agustus 2022
SejarahBali.com
Dirinya mengatakan, Karauhan dapat dibagi menjadi dua yakni, kerauhan Dewa dan kerauhan Bhuta Kala.
Karauhan Dewa mengikuti etika, tatanannya mengikuti sasanan Dewa, baik dari ucapan, pikiran dan tindakan.
Kalau karauhan Bhuta Kala, lepas dari tatanan unsur Dewa seperti, Ngamuk, Ujar Ala dan sebagainnya.Namun keduanya terjadi dalam satu tatanan sakralisasi.
"Bagaimana kita melegalisasi karauhan tersebut benar atau tidak.Misal, sama dengan jika kita sudah dibersihkan seperti, melakukan pawintenan baru kita layak sebagai manusia yang disucikan.Namun sebatas mana manusia tersebut disucikan ketika sudah masuk ruang sakral di Banjar atau Merajan dia harus memiliki legalitas di tempat tersebut, ketika Dia tidak menjalankan SOP tersebut dengan baik dan benar maka, belum dapat dinyatakan Dia layak untuk Karauhan," paparnya.
Penulis : A.A Gede Agung
Editor : SejarahBali
Histeria
Sabtu, 05 April 2025
Histeria
Rabu, 02 April 2025
Histeria
Rabu, 02 April 2025
Histeria
Sabtu, 05 April 2025